Pengen tau apa aja sih peran Nokia dengan musik terutama di industri musik Indonesia? Ini ada beberapa ‘milestones’ penting dimana Nokia berperan aktif tidak hanya sebagai penyedia perangkat keras komunikasi tetapi juga ikut membantu menghidupkan industri musik lewat ekosistem dan perjalanan sejarah yang panjang. 1994: Nokia seri 2110, tipe ini menampilkan monophonic ring tone yang...Read More
Produk fisik seperti CD dan Kaset tergerus oleh hadirnya produk musik Digital. Konsumen di Indonesia menyikapinya dengan beragam cara. Era transisi ini dipotret oleh Aulia Naratama, mahasiswa Program Pasca Sarjana Bina Nusantara, dalam sebuah thesis studi ethnography berjudul “Revolusi Perilaku Konsumen Dalam Era Industri Musik Digital di Indonesia.” Mengutip dari thesisnya, format fisik yang asli dan...Read More
Nokia kembali menggelar kontes membuat ringtone yang kali ini mengajak para produser musik lokal berkreasi dengan musik khas negaranya. Belum lama ini Nokia menggelar kontes re-make jingle, The Nokia Tunes Contest, yang akhirnya dimenangkan oleh Valerio Alessandro Sizzi dengan kreasi dubstepnya. Kini kontes serupa kembali hadir, bedanya para peserta dibebaskan berkreasi untuk membuat ringtonenya tanpa terpaku...Read More
Sekarang sampai kepada kesimpulan terhadap pembahasan fenomena disintermediasi di industri musik di Indonesia yang telah dibahas 2 hari belakangan. Bagaimana? Apakah bahasan ini bermanfaat bagi kamu? Mudahan-mudahan yah… Simpulan Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa fenomena disintermediasi dapat menyebabkan dampak positif maupun negatif pada industri musik di Indonesia. Disintermediasi menimbulkan dampak negatif, terutama pada...Read More
Mari kita lanjut ke bagian kedua yang akan mengupas apa saja solusi yang mungkin bisa diterapkan dan menghasilkan keuntungan, tentu saja. Siapkan popcorn dan minuman ringan, jangan terlalu serius, biarkan ide-ide ini masuk ke alam pikiran anda untuk menginspirasi. Dan gue nggak bosan ngingetin, jika kamu berminat memiliki tulisan ilmiah ini seutuhnya segera subscribe newsletter...Read More
Seminggu setelah Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret lalu rupanya tidak ada momen yang memorable untuk merayakan hari tersebut. Namun itu tidak menyurutkan ke cinta an gue terhadap musik Indonesia. Kalau gitu nggak ada salahnya kalau gue share tulisan ilmiah mengenai industri musik di Indonesia yang ditilik dari fenomena disintermediasi akibat perkembangan teknologi...Read More
Konsep “Music Like Water” yang dipopulerkan oleh David Kusek dan Gerd Leonhard, pengajar dan konsultan di bisnis musik, dipandang sebagai suatu yang menurunkan nilai dari musik. Perdebatan yang tidak setuju dengan mencuat dan menarik untuk ditelaah lebih dalam lagi setelah gue membaca sebuah posting disini. Konsep musik seperti air ini adalah memandang musik dapat ditransformasikan ke...Read More
Menemukan link ini dari threadnya Tante Hijau aka Astrid. CD Glee The Power of Madonna keluaran Sony Music harganya turun dari Rp. 75,000 menjadi Rp. 1,000. Gue pernah juga nulis soal CD GIGI Amnesia yang harganya dibanting habis-habisan http://widiasmoro.web.id/?p=1193 dan itu di konfirmasi oleh Armand Maulana, vokalisnya. Tetapi minggu lalu gue ke Carrefour Bekasi melihat harga...Read More
Perdebatan akan piracy, megaupload, SOPA/PIPA, ACTA dan sebagainya terus saja bergaung seakan industri musik menyalahkan teknologi. Padahal sejarah sudah membuktikan, teknologi hadir untuk menyempurnakan. Tersebutlah tahun 1930-an ketika pada saat itu kebutuhan orkestrasi musik pada sebuah teater film mulai tergusur akibat adanya inovasi penyatuan antara suara dan gambar. Tahun-tahun sebelumnya, film-film di bioskop kebanyakan adalah...Read More