Tetap Tawakal

Menyambut fajar berlatarkan pegunungan di kawasan Bromo, Jawa Timur.

Akhir tahun 2019 saya gunakan untuk menghabiskan waktu dengan keluarga. Baik keluarga inti maupun dengan keluarga besar, Bapak, Ibu dan Besan.

Alhamdulillah, kami dapat berkumpul bersama menikmati udara pegunungan yang berbeda. Karena biasanya Bapak sama Ibu tinggal di kawasan pegunungan Merapi, jadi saya boyong ke pegunungan yang lain di Bromo.

Di kesempatan cuti ini, saya juga gunakan untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan. Saya terus mendalami soal musik dengan banyak membaca literatur ilmiah tentang musik dan menonton bahasan-bahasan tentang teori musik di YouTube. Dan saya juga mendapat pengetahuan baru tentang Yesus, yang dikenal dalam Islam Nabi Isa as, lewat buku dan juga film. Nanti saya tuliskan dalam artikel berbeda.

Memasuki tahun 2020, ada banyak kejadian yang megguncang. Dari banjir yang melanda Jakarta, Bekasi dan sekitarnya sampai gejala munculnya Perang Dunia. Akan banyak lagi tantangan lain yang kami harus siap hadapi. Apapun itu, Bismillah dan tetap tawakal.

nb. tawakal, bukan tertawa nakal ya..

Related Posts

What Can the Manga “One Piece” Teach Us?

Attending two sessions of The Maktaba Book Club discussing One Piece last week made me...

From Musical “Signal Reconnect”

A photographic journal from Mayflower Secondary School’s 45th anniversary musical celebration.